Pendidikan Jadi Akar Integritas, KPK Tekankan Peran Strategis Mahasiswa UGM

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus meneguhkan komitmennya membangun budaya antikorupsi di kalangan generasi muda. Hal ini diwujudkan melalui audiensi bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (26/8).
Kegiatan bertema “Transformasi Nilai dan Aksi: Peran Strategis Mahasiswa dalam Mewujudkan Indonesia Bebas Korupsi” ini merupakan bagian dari program kerja Gama Explore BEM KM UGM. Tujuannya memperluas wawasan mahasiswa tentang peran KPK sekaligus memperkuat pemahaman nilai integritas di lingkungan perguruan tinggi.
Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi pembentukan karakter berintegritas. “Pendidikan merupakan akar untuk menumbuhkan sikap dan karakter yang berintegritas,” ujarnya di hadapan puluhan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu.
Menyemai Nilai Antikorupsi Sejak Dini
Dalam paparannya, Ibnu menggambarkan fenomena korupsi dengan teori gunung es. Praktik korupsi kecil (petty corruption) yang sering dianggap sepele, menurutnya, justru berpotensi menjadi pintu masuk menuju bentuk korupsi yang lebih besar, seperti grand corruption hingga political corruption.
Karena itu, ia menekankan bahwa pemberantasan korupsi tidak bisa hanya mengandalkan penindakan. Pendidikan yang menanamkan nilai kejujuran, moralitas, dan integritas sejak dini menjadi kunci agar generasi muda mampu menghindari perilaku koruptif.
Dalam kesempatan ini, KPK juga memperkenalkan sembilan nilai antikorupsi yang dirumuskan melalui akronim JUMAT BERSEPEDA KK, yaitu jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.
Antusiasme Mahasiswa UGM
Dialog berlangsung hangat dengan partisipasi aktif mahasiswa. Wakil Ketua BEM KM UGM, Beltsazar Kaleb Salamuk, mengapresiasi kesempatan berdiskusi langsung dengan KPK. “Kami berterima kasih atas kegiatan ini. Tentunya, ini merupakan kesempatan berharga bagi kami untuk belajar dan mendapatkan wawasan secara langsung dari KPK,” ujar Kaleb.
Audiensi ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara mahasiswa dan pimpinan KPK. Melalui kegiatan ini, KPK berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang membawa semangat integritas serta menanamkan nilai antikorupsi, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.
Kilas Lainnya
