Komisi Pemberantasan Korupsi

KPK Tetapkan 3 Tersangka OTT Suap Pejabat Kejati Bengkulu

Jakarta, 9 Juni 2017. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan gelar perkara yang dilakukan sebagai tindak lanjut dari kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan 3 orang sebagai tersangka. Ketiga tersangka tersebut adalah AAN (Pejabat Pembuat Komitmen pada Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Bengkulu, MSU (Direktur PT MPSM) dan PP (Kasi Intel Kejaksaan Tinggi Bengkulu).
 
Tersangka PP selaku Kasi Intel Kejati Bengkulu diduga menerima hadiah atau janji dari AAN selaku PPK pada BWS VII Bengkulu dan MSU selaku kontraktor terkait pengumpulan data atau bahan keterangan atas pelaksanaan proyek-proyek di Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2015 dan 2016.


Tersangka PP yang diduga sebagai pihak penerima, disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.
 
Sementara, tersangka AAN dan MSU diduga sebagai pemberi disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.
 
Sebelumnya, KPK mengamankan ketiganya dalam kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (9/6) sekitar pukul 01.00 di sebuah restoran di Bengkulu sesaat setelah penyerahan uang dari AAN kepada PP. Selain mengamankan ketiganya, penyidik mengamankan uang sebesar Rp 10 juta.  Diduga pemberian ini bukan yang pertama. Sebelumnya, PP juga diduga telah menerima Rp 150 juta. Setelah menjalani pemeriksaan awal di Markas Kepolisian Daerah Bengkulu, pada hari yang sama ketiganya diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Febri Diansyah
Juru Bicara
Komisi Pemberantasan Korupsi
Jl. HR. Rasuna Said Kav C-1
Jakarta Selatan
(021) 2557-8300 | 0813 1485 9183
www.kpk.go.id | Twitter: @KPK_RI

Comments  

 
# fred rait 2017-06-10 03:41
hajar trus para koruptor...
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Rifki 2017-06-10 11:18
Mantap, berantas dari akar2nya bila perlu pak :-*
Sklian OTT juga pemprov lampung
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# #ADI 2017-06-21 07:24
Provinsi Jambi Juga sarang korupsi pak... proses pengadaan barang dan jasa sudah sangat kental dengan KKN...
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment

Security code
Refresh

Info Kontak

Gedung KPK

Jln. Kuningan Persada Kav. 4
Jakarta Selatan 12950
Telp: (021) 2557 8300
Faks: (021) 5289 2456
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.