Ada yang istimewa dari para narasumber yang mengisi sesi talkshow di hari pertama peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) di Jakarta Senin (11/12) kemarin.  Sejumlah tokoh yang yang datang dari berbagai latar belakang dan mewakili daerahnya masing-masing, memiliki cerita yang dapat menginspirasi banyak orang dalam upaya pencegahan korupsi. Mereka berbagi kiat dan inovasi kepada sekitar 1.000 peserta yang hadir dalam ajang yang membahas tentang gerakan Saya Perempuan Antikorupsi (SPAK) ini.

Siri’ji nanimmantang attalasa’ ri linoa, punna tenamo siri’nu matemako kaniakkangngami angga’na
olo-oloka. Artinya, hanya karena rasa malu kita bisa hidup di dunia ini jika rasa malu itu sudah hilang maka lebih baik mati karena engkau tak bearati lagi sama sekali bahkan binatang lebih berharga dibanding dirimu. Falsafah ini dipegang teguh oleh masyarakat di Sulawesi Selatan, khususnya etnis Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja.

Seorang pendidik sejatinya memanggul tanggung jawab yang besar di pundaknya. Sebagai sosok yang digugu dan ditiru, tenaga pendidik atau guru dituntut untuk mampu membentuk karakter anak-anak didik yang berkualitas dan berkarakter. Sebuah misi yang juga disiratkan dalam Agenda Nawacita yang berbunyi: “Melakukan Revolusi Karakter Bangsa melalui Penataan Kembali Kurikulum Pendidikan Nasional guna peningkatan kualitas manusia dan masyarakat.”

Top