Raihan skor MCP Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 2020 lalu meraih 71,76 persen. Angka ini menempatkan Pemprov Sultra di peringkat 234 secara nasional dari total 542 pemerintah daerah. Skor ini di atas rata-rata skor nasional yang mencapai 64 persen.

Direktur Koordinasi Supervisi Wilayah IV KPK Asep Rahmat Suwandha menyampaikan apresiasinya atas pencapaian Pemprov Sultra di 2020 dalam perbaikan tata kelola pemerintahan, yang tercakup di delapan area intervensi dalam aplikasi Monitoring Control for Prevention (MCP).

Apresiasi tersebut disampaikan dalam pertemuan KPK bersama Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi beserta jajaran di Kantor Gubernur Sultra, Selasa, 9 Februari 2021. Pertemuan tersebut juga untuk mendiskusikan komitmennya melaksanakan agenda pembenahan tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra pada tahun 2021.

“Tentu saja kami harapkan Pemerintah Provinsi bisa lebih baik lagi di tahun 2021, mengingat sebagai wakil Pemerintah Pusat diharapkan dapat menjadi pedoman atau contoh untuk Pemerintah Kabupaten dan Kota di Sulawesi Tenggara,” ujar Asep.

Delapan area intervensi yang termuat dalam MCP, kata Asep, harus dijadikan pedoman kepala daerah ketika mengambil kebijakan. KPK menjadikan MCP sebagai penanda komitmen Pemda mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Kedelapan area intervensi itu adalah optimalisasi penerimaan daerah, manajemen aset daerah, perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), penguatan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), dan pengelolaan dana desa.

Asep menegaskan, kegiatan-kegiatan pembangunan strategis di Sultra harus ditujukan untuk kepentingan masyarakat, seperti pengembangan kawasan tambat labuh, pembuatan jalan inner ring road dan outer ring road, pembangunan gedung sarana dan prasarana perkantoran, pembangunan RS dan Puskesmas atau sarana pendukung kesehatan lainnya, serta pembangunan fisik sekolah, dengan cara menghindari suap dan gratifikasi.

Top