Kemitraan
Polls
Di antara beberapa penyebab korupsi di bawah ini, manakah yang menurut Anda paling memengaruhi parahnya tingkat korupsi birokrat di Indonesia?
Gaji yang kecil
Pengawasan yang minim
Mentalitas pejabat yang korup
GCG & Etika Bisnis


KPK LELANG BARANG RAMPASAN: KPK akan melaksanakan lelang barang rampasan untuk Negara berupa 1 (satu) bidang tanah beserta bangunan di atasnya, yang berlokasi di Desa Tambakharjo, Taman Adenia I Nomor 5, Kec. Semarang Barat, Kotamadya Semarang. Informasi lebih lanjut bisa dibaca di sini  KPK KAMPANYE MALL2MALL:  KPK akan menggelar  "Kampanye Mall2Mall"  yang bertepat di Malioboro Mall Yogyakarta pada 20-22 November 2009 KPK 



Berita : KPK Periksa Endin Soefihara
Posted by : humas on 2009/11/10 9:10:00 (317 reads)

 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin, memeriksa mantan anggota DPR, Endin Soefihara dalam kasus dugaan suap yang diduga terkait dengan pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) pada 2004. Endin meninggalkan gedung KPK sekira pukul 15.30 WIB setelah menjalani pemeriksaan sejak pagi. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu tidak memberikan keterangan panjang lebar kepada wartawan.

Endin mengaku mendapat arahan dari partainya dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. "Arahannya tidak memilih Miranda," kata Endin singkat, sambil berusaha meningggalkan wartawan.

  

Miranda Goeltom adalah pemenang pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2004. Miranda telah beberapa kali diperiksa KPK dalam kasus itu. KPK telah menetapkan empat tersangka dalam kasus itu. Mereka adalah Dudhie Makmun Murod, Endin AJ Soefihara, dan Hamka Yandhu yang pada saat kejadian ketiganya menjabat sebagai anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR RI. Selain itu, mantan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Udju Djuhaeri juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam kasus itu, KPK juga telah memeriksa sejumlah anggota dan mantan anggota DPR, antara lain Nurdin Halid, MS Hidayat, Achmad Hafiz Zawawi, TM Nurlif, Baharuddin Aritonang, dan Daniel Tanjung.

Kasus aliran cek itu berawal dari laporan mantan anggota DPR Agus Condro. Politisi PDI Perjuangan itu mengaku menerima cek senilai Rp 500 juta setelah pemilihan Deputi Gubernur Senior BI pada 2004 yang dimenangkan oleh Miranda S Goeltom. Menurut Agus, sejumlah anggota DPR juga menerima cek serupa.

Sumber: Suara Karya, 10 November 2009

 
Komentar2 merupakan tanggungjawab pengirim. Kami tidak bertanggungjawab terhadap isinya.

Pengirim Sambungan Pesan
asong
Dikirim: 2009/11/10 15:29  Dirubah: 2009/11/11 10:27
 KPK Periksa Endin Soefihara
saya harap pemeriksaan di selesaikan secara transparan agar keparcayaan masyarakat terhadap kpk kuat,
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
D3pd
Dikirim: 2009/11/11 9:15  Dirubah: 2009/11/11 10:22
 Re: KPK Periksa Endin Soefihara
Salam D3pd dan saya orang asli MADURA yang sekarang tinggal dan menetap di Karawaci - Tangerang. Saya selalu dukung kebenaran dan keadilan. KEEP STRUGGLE untuk semua anggota KPK.
Reply





Pengadaan
Publikasi