Kemitraan
Polls
Di antara beberapa penyebab korupsi di bawah ini, manakah yang menurut Anda paling memengaruhi parahnya tingkat korupsi birokrat di Indonesia?
Gaji yang kecil
Pengawasan yang minim
Mentalitas pejabat yang korup
GCG & Etika Bisnis


KPK LELANG BARANG RAMPASAN: KPK akan melaksanakan lelang barang rampasan untuk Negara berupa 1 (satu) bidang tanah beserta bangunan di atasnya, yang berlokasi di Desa Tambakharjo, Taman Adenia I Nomor 5, Kec. Semarang Barat, Kotamadya Semarang. Informasi lebih lanjut bisa dibaca di sini  KPK KAMPANYE MALL2MALL:  KPK akan menggelar  "Kampanye Mall2Mall"  yang bertepat di Malioboro Mall Yogyakarta pada 20-22 November 2009 KPK 



Berita : Gaji Minim Picu Korupsi
Posted by : humas on 2009/11/6 9:30:00 (945 reads)

 Sebanyak 70% pegawai negeri sipil (PNS) yang tersangkut kasus korupsi beralasan,perilaku korup yang mereka lakukan dikarenakan kebutuhan, lantaran gaji yang diterima tidak mencukupi.

Fakta tersebut diungkapkan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua dalam workshop ”Strategi Penanganan Konflik Kepentingan di Indonesia” di Hotel Horison Bandung, kemarin. Menurut Abdullah, gaji PNS di Indonesia yang hanya cukup untuk 10 - 20 hari menciptakan potensi melakukan korupsi. ”Sebanyak 10% lagi disebabkan keserakahan karena tidak ada sistem yang mengawal atau mengontrol mereka. Kemudian korupsi karena peluang, ini biasanya diciptakan karena adanya konflik kepentingan.

  

Dan terakhir adalah korupsi yang sudah menjadi budaya atau korupsi telanjang,” sebut Abdullah. Korupsi budaya, katanya, adalah korupsi yang paling harus diwaspadai. Pasalnya, Indonesia sudah mengalami pemerintahan tirani yang membentuk sistem birokrasi selama 32 tahun. ”Sehingga orang sadar atau tanpa sadar,sudah melakukan korupsi,” ujarnya. Menurut Abdullah, selama 32 tahun sistem itu terus berjalan. ”Suap menyuap menjadi budaya, sehingga ada istilah jika ingin lancar kita harus menyuap segini, segitu,dianggap ini memang sudah sangat lazim,” ungkap lagi.

Korupsi birokrat yang sangat parah di Indonesia, kata Abdullah, didukung sistem institusi pegawai negeri dan juga mentalitas korup yang membudaya. ”Tapi, memang lebih besar pada domain pribadi, sementara sistem memberikan kesempatan,” katanya. Untuk itu, yang harus diperbaiki adalah mental aparat pemerintah dan sistemnya.Menurutnya, bisa saja secara pribadi seseorang tidak memiliki niat untuk korupsi, tapi sistem yang memaksanya menjadi koruptor.

Profesionalitas lembaga penegak hukum yang lemah juga termasuk kebobrokan sistem yang sudah semestinya diperbaiki. Konflik kepentingan yang intensitasnya sangat tinggi di lintas lembaga semakin memperparah situasi. ”Sebanyak 70% kasus yang ditangani di KPK adalah konflik kepentingan, seperti korupsi di pengadaan barang dan jasa. Ada kepentingan tertentu, misalnya dari atasannya, lalu pimpro (pimpinan proyek) yang ditunjuk atasan, dan pelaksana proyek,” kata Abdullah.

Dia mengatakan, sosialisasi antikorupsi harus terus digencarkan pada birokrat di Indonesia. KPK akan menggelar workshop serupa di Medan. Sebelumnya kegiatan tersebut diselenggarakan di Jakarta, Makassar, Surabaya, dan kemarin di Kota Bandung. Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf mengatakan, workshop tersebut sangat berguna untuk menambah pengetahuan para birokrat tentang korupsi yang terkadang tanpa sadar dilakukan PNS. Menurut Dede, ada hal-hal tertentu yang dia tidak ketahuinya sebagai tindakan korup.

”Saya bahkan baru tahu dari workshop ini, jika mengantar teman pakai mobil dinas itu ternyata masuk kategori korupsi. Nah, ini kan pasti jadi perdebatan yang panjang. Saya yakin di atas jam kerja, banyak pejabat yang diantar menggunakan mobil dinas. Dan itu ternyata dilarang,” ungkap Dede.

Menurutnya, apa yang didapat dari workshopantikorupsi itu harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.”Dalam birokrasi juga terkadang ada kebingungan- kebingungan,” tandasnya.

Sumber: Seputar Indonesia, 6 November 2009

 
Komentar2 merupakan tanggungjawab pengirim. Kami tidak bertanggungjawab terhadap isinya.

Pengirim Sambungan Pesan
ANSHORI, ST
Dikirim: 2009/11/6 13:57  Dirubah: 2009/11/9 10:24
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
gaji dinaikkan berapapun kalau niatnya mau hidup enak ya tetap korupsi, karena itu sudah menjadi watak manusia. Apalagi kalau manusianya yang nggak ingat mati, nggak ingat nasib rakyat miskin, nggak ingat buruh yang upahnya jauh di bawah gaji PNS. Apalagi gelandangan yang yang tak punya rumah apalagi penghasilan tetap. PNS itu gajinya kalau mau hidup normal udah lebih dari cukup. tolong pak KPK itu direnungkan .....
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
arif
Dikirim: 2009/11/10 7:32  Dirubah: 2009/11/10 8:00
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
Siapa bilang gaji dinaikkan ga bisa perbaiki kinerja?anda lihat DEPKEU dengan adanya remunerasi + sistem pelayanan diperbaiki pegawai dipangkas yang korupsi dipecat, ternyata hasilnya bagus KPPN pelayanan 1 jam cair, Bea cukai gagalkan penyelundupan sabu-sabu dsn masih banyak contoh lain yang tdk diekspose di media. kalo gaji sudah habis untuk beli rumah dan kuliah anak, PNS banyak yang hutang di bank untuk itu karena negara tdk memberi jaminan rumah dan pendidikan. banyak PNS yang miskin karena hutang menumnpuk.....
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
shafa
Dikirim: 2009/11/10 7:51  Dirubah: 2009/11/10 7:59
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
sebenarnya gaji PNS itu sudah cukup besar dibanding swasta yang sebagian besar masih dibawah UMR , mereka toh tetap bisa hidup, nyekolahin anak dll.tapi sebaliknya banyak orang yang mempunyai gaji besar tetap korup, ini artinya berapapun gaji kalau memang mental korup ya tetap korup, tapi sebaliknya kalau kita pandai bersyukur, tidak akan aneh2 dengan apa yang telah kita dapat
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
jaja
Dikirim: 2009/11/6 15:59  Dirubah: 2009/11/9 10:23
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
masalah gaji yang kecil ???, contohnya PNS udah jelas2 tugas pns itu ngabdi pada negara, harusnya jangan berprinsip cari uang dibalik pengabdian. kalo ga' mau resiko gaji kecil ya.... jangan jadi pns, jadi pedagang aja di pasar.........
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
arif
Dikirim: 2009/11/10 7:36  Dirubah: 2009/11/10 8:00
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
alasan abdi negara tdk boleh diperhatikan kesejahteraan itu salah>? bgmn mau jadi abdi yang baik kalo masih memikirkan kebutuhan hidup pontang panting cari tambahan penghasilan membuat pekerjaan tdk kosen, kl gaji naik mereka akan lebih konsen dalam bekerja dan tdk kabur-kaburan
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
YANTO SUNARYO
Dikirim: 2009/11/6 16:38  Dirubah: 2009/11/9 10:21
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
saya tidak setuju jika korupsi dikatakan budaya, budaya adalah hasil karya cipta, budi dan daya manusia yang berujung pada kebaikan..sementara prilaku korup berujung pada kejahatan, jadi lebih tepat korupsi disebut kontra budaya...
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
Siti
Dikirim: 2009/11/6 16:57  Dirubah: 2009/11/9 10:20
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
Timbulnya KORUPSI di PNS krn budaya kita mengenal extended family (keluarga besar, bukan inti/batih saja). Kita tdk mau dibilang "tak mampu" (malu) shg krn "gengsi" ya...terpaksa melakukan "KORUPSI". Bisa saja dari sisi "WAKTU" = hdr di ktr hanya absen sj lalu cari obyekan di tmpt lain yg lbh menjanjikan, atau secara terus terang minta "FEE" (ekstra biaya) dlm suatu proses pembuatan dokumen diatas biaya resmi, mis : 3 hr...lbh bsr kalau diproses untuk 10 hr dsb. Hal ini biasanya mengusik investor asing. Saran : perbaiki remunerasi dan juga seluruh proses pekerjaan yg dilakukan PNS harus ada DAFTAR HARGA yg jelas. Sy pernah akan direkrut jd konsultan di instansi pemerintah, tp dia akan mark-up gaji sy dan 15% utk dia & teman2 di divisinya. Sy tolak, krn sy takut di azab !!! sptnya hal ini sdh biasa...di lahan yg basah. Konsumerisme merajalela...krn tayangan film Barat dan iklan...!!!
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
andi
Dikirim: 2009/11/6 19:35  Dirubah: 2009/11/9 10:19
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
Para PNS korupsi karena kebiasaan buruk yang telah membudaya,jika ada PNS tertangkap melakukan praktek korupsi hanya semata-mata membela diri,apalagi sekarang kesejahteraan PNS membaik beda dengan sebelum reformasi dapat bgian beras pera.........
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
Pengamat Mafia Hukum
Dikirim: 2009/11/7 5:52  Dirubah: 2009/11/9 10:17
 Kasus Dukun Pengganda Uang di Bandar Lampung
Tersangka Emon Sampurna Jaya dahulu sangat dekat dengan salah seorang keluarga "Cendana". Dia cukup "dikenal" di kalangan oknum kepolisian dan kejaksaan. Ada keganjilan, nama korban yang berubah, pada peliputan kembali oleh BUSER LIPUTAN6 SCTV pada tanggal 23 Oktober 2009. Awas permainan antara "Emon", korban, dan oknum aparat penegak hukum, dan mungkin juga wartawan. Kabar terakhir, tersangka Emon yang sedang di BAP dan ditahan di Poltabes Bandar Lampung, mendapat perlakuan istimewa dengan berobat luar di RS Bumi Waras, Bandar Lampung. Mari kita pantau terus kasus ini.
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
alfiandri
Dikirim: 2009/11/7 10:10  Dirubah: 2009/11/9 10:15
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
Jika pemerintah telah menetapkan kenaikan gaji pejabat negara dengan perbandingan negera-negara lain, kalau bisa gaji guru dan pegawai lainnya juga dengan memperbandingkan dengan negara lain, gak usah jauh-jauh pak malaysia saja. Saya setuju dengan statementnya bahwa gaji kecil memicu korupsi.
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
meydi
Dikirim: 2009/11/7 10:29  Dirubah: 2009/11/9 10:14
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
ass wr wb... menanggapi apa yg d sampaikan diatas, jujur saya sangat tidak sependapat dgn apa yg dikatakan bpk abdulah.H karena dibanding pedagang kecil laenya mka gaji pn jauh lebih besar. Itu semua belum ditambah dgn uang makan dan uang luaran laen seperti uang kegiatan dsb. Saya mengatakan karena saya tau merasakan sendiri. Dan kenyataan lain para koruptor adalah org berkecukupan dan pintar. Jdi menurut saya ahlak mereka lah yg harus di perbaiki. Dsamping harus adanya tindakan yg tegas dalam penegakan hukum serta repormasi trhadap lembaga penegak hukum itu sendiri.
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
Denny Fajar Winata
Dikirim: 2009/11/8 5:41  Dirubah: 2009/11/9 10:12
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
Oh, mohon maaf kalo gajinya kurang maka demi Allah semua pekerja bukan hanya PNS berhak minta naik gaji. Kemudian apakah ini mampu dibarengi dengan NAIKNYA kinerja DARI PEKERJA yang sudah korup? mohon maaf saya SETUJU KALO GAJI PNS dinaikkan TAPI harus ada format ulang di mana orang2 yang terlanjur korup harus diganti agar yakin mereka2 yang sudah dengan gaji naik mampu kerja dengan profesionalitas yang lebih baik. Maaf saja kalo dengan alasan gaji kurang ato semacam itulah KENAPA tidak cari rejeki di luar. APA SIH SUSAHNYA KERJA PNS sampai-sampai harus dinaikkan. saya juga RAKYAT INDONESIA udah kadung jengkel pengalaman yang namanya berhub dg PNS. APAKAH DIJAMIN KORUPSI akan turun besar bila gaji naik? KERAKUSAN harus ditahan dengan PENGAWASAN dan pengawasan. kalo masalah kenaikan gaji. AKAN SANGAT BAGUS KALO PENSIUNANNYA SAJA YANG DINAIKKAN SEHINGGA PASTILAH MEREKA AKAN MERASA AMAN DAN YAKIN KALO KESEJAHTERAN MEREKA DIJAMIN. KALO PAS KERJANYA? MOHON MAAF KEMBALI PADA ALASAN SAYA DI ATAS APAKAH ADA JAMINANNYA ORANG YANG SUDAH KORUP MEUDIAN TOBAT KARENA GAJINYA DINAIKKAN, YA... SEMOGA SAJA KALO INI TERJADI BUKANLAH OMONG KOSONG YANG KITA HARAPKAN AKAN MENGURANGI KORUPSI
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
Rio
Dikirim: 2009/11/8 17:05  Dirubah: 2009/11/9 8:20
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
Saya kurang setuju pak. Korupsi adalah masalah sikap mental, latar belakang sosial, juga pemahaman ttg agama. Saya dan mungkin banyak juga org Indonesia di sektor swasta yg bergaji kecil, namun insyaAllah kami tetap berada dlm jalan yg lurus.
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
rahmat
Dikirim: 2009/11/9 7:02  Dirubah: 2009/11/9 8:18
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
leres pisan kang dede bapak gubernur nu kasep tea, gaji alit matak ngadorong kana korupsi, tapi da saumpamina dicekap2keun mah gaji alit ge janten barokah, da seu2eurna mah nu pangkat prajurit ari gaya hidup hoyong siga jendral janten we kitu... hapunten abdi urang jawa barat tos kumawantun! demi jabar ok !
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
asong
Dikirim: 2009/11/9 10:30  Dirubah: 2009/11/9 10:31
 Gaji Minim Picu Korupsi
kenaikan gaji bukanlah solusi yang tepat menarik benang merah dalam korupsi di pegawai negeri sipil (pns),
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
alung
Dikirim: 2009/11/9 23:16  Dirubah: 2009/11/10 8:00
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi??????????
gaji kecil atau besar kurupsi akan berlangsung terus... mengapa??? nurani para koruptor telah mati...... uang adalah allah/penolong sang koruptor.....
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
Riel
Dikirim: 2009/11/10 21:56  Dirubah: 2009/11/11 10:24
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
besarnya gaji, bukanlah jaminan tidak terjadi korupsi. Terjadinya korupsi karena mental & moral bangsa kita memang rendah, perseteruan polri vs KPK + kejaksaan telah memberikan pembelajaran bahwa telah terjadi pembodohan dan pembohongan publik baik ditingkat pusat maupun didaerah, keberpihakan kepada rakyat hanya fatamorgana, klise saja. Kita tunggu saja apa jadinya bangsa kita yang tercinta ini ------ sepatutnya kita malu dgn arwah pahlawan yg berjuang tanpa pamrih, bayangkan ahli strategi mana yg berani mengatakan bhw bambu runcing mampu mengalahkan mesin pembunuh modern dan mereka (pahlawan) telah membuktikannya. Kita tunggu, mungkinkah KPK menjadi dewa penyelamat ?
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
RIZKI
Dikirim: 2009/11/10 22:46  Dirubah: 2009/11/11 10:23
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
Gaji kecil PNS merupakan salah satu unsur yg paling mendasar dalam motivasi perilaku korupsi. Perbandingan antara gaji PNS dengan tanggung jawab yg diembannya masih sangat jomplang. Apalagi tanggung jawab PNS instansi pemerintah pusat. Remunerasi yg berjalan belum adil! Seolah-olah ada instansi pemerintah yg penting dan yg tidak penting. Faktor selanjutnya adalah faktor budaya birokrasi yg manipulatif, urut kacang dan budaya "terserah pimpinan". Hal ini tercermin dari adanya posisi2 yg memerlukan latar belakang pendidikan tertentu namun diabaikan. Misalnya: Kepala Biro Hukum namun dengan latar belakang non SH. Ternyata, ybs dikenal dekat dengan pejabat tertentu.
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
soleh
Dikirim: 2009/11/11 13:56  Dirubah: 2009/11/12 9:28
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
setuju gaji dinaikkan daripada korupsi terus n negara hancur.Kalau dinaikan bisa tegak kalau tetep minim tetep aja korupsi
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
Budaya Korupsi
Dikirim: 2009/11/12 10:06  Dirubah: 2009/11/12 10:52
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
Dear Saudara/Saudari, Akar dari segala korupsi bersumber pada "Budaya" yang telah turun menurun hidup dalam masyarakat Indonesia. "Budaya Korupsi" ini harus dibabat habis dari pucuk pohon hingga ke akar oleh seluruh masyarakat. Janganlah menggunakan tindakan kasar dalam melakukan hal tersebut.
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
tata
Dikirim: 2009/11/12 10:38  Dirubah: 2009/11/12 10:53
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
tuh pns ga bersyukur, gajinya lumayan gede di atas 1 juta an, coba liat GTT gajinya cuma rata2 250 ribuan, di tempat saya bisa aja di pas pasin buat 1 bulan
Reply

Pengirim Sambungan Pesan
mahmud
Dikirim: 2009/11/12 13:52  Dirubah: 2009/11/13 8:19
 Re: Gaji Minim Picu Korupsi
tugas sosiologi..
Reply





Pengadaan
Publikasi