Komisi Pemberantasan Korupsi

KPK Tahan SHS (Wali Kota Semarang)

Jakarta, 30 Maret 2012. Dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi sehubungan dengan pemberian hadiah atau janji kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara yang dilakukan bersama-sama dengan AZ (Sekda Kota Semarang), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap tersangka SHS (Wali Kota Semarang). Tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan terhitung mulai hari ini di Rumah Tahanan Negara Kelas I Cipinang.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan SHS sebagai tersangka karena diduga bersama-sama dengan AZ telah memberikan hadiah atau menjanjikan sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara negara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya. Pemberian atau janji tersebut diduga berkaitan dengan pembahasan RAPBD 2012 Kota Semarang.

Atas perbuatannya, tersangka SHS disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang Undang Hukum Pidana.

Dalam kasus ini, KPK juga telah menetapkan APS (anggota DPRD Kota Semarang) dan S (pimpinan fraksi di DPRD Kota Semarang) sebagai tersangka. Sedangkan AZ saat ini sedang menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Johan Budi SP
Hubungan Masyarakat
Komisi Pemberantasan Korupsi
Jl HR Rasuna Said Kav C-1
Jakarta Selatan
(021) 2557-8300
www.kpk.go.id | Twitter: @KPK_RI

Add comment

Security code
Refresh

Info Kontak

Gedung KPK

Jln. HR Rasuna Said Kav. C1 Kuningan
Jakarta Selatan 12920
Telp: (021) 2557 8300
Faks: (021) 5289 2456
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.