Komisi Pemberantasan Korupsi

Halaman Utama / Berita

Penegakan Hukum Perlu Sinergi Aparat

img4b38df8731ba9KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) sejatinya memiliki tugas untuk mengefektifkan kinerja polisi dan jaksa. "KPK didirikan karena polisi dan jaksa dinilai tidak efisien dan tidak efektif dalam pemberantasan korupsi. Karena itu, menurut hemat saya, KPK punya tugas untuk membuat polisi dan jaksa menjadi efisien," kata anggota Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy, dalam Saresehan Budaya KPK, Kepolisian RI, Kejaksaan Agung, dan Mahkamah Agung, Jumat (30/11) malam. Sarasehan budaya aparat penegak hukum itu berlangsung di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta.

 

Tahanan KPK Pindah ke Denpom

img4b26fb2f9879fJAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memindahkan dua tahanan, Zulkarnain Djabbar dan Heru Kisbandono ke rumah tahanan KPK di kompleks Detasemen Polisi Militer (Denpom) Kodam Jaya. "Jadi ada pemindahan dua tahanan yang sedang dalam proses penyidikan, kondisi ruang rutannya perlu diperbaiki. Dua tahanan itu ZD [Zulkarnain Djabbar] dan HK [Heru Kisbandono]," kata Juru Bicara, Johan Budi di Gedung KPK, di Jakarta, Kamis (29/11).

Menurut Johan, kondisi ruang rutan yang ditempati dua tersangka tersebut mengalami kebocoran dan ada air yang merembes. "Alasannya adalah karena ada perbaikan di rutan KPK, sebagian kemarin kita lihat ada kebocoran, perlu diperbaiki," kata Johan.

Kemudian, lanjut Johan, untuk ruangan rutan di KPK yang ditinggalkan dua tahanan tersebut apabila sudah selesai diperbaiki akan diperuntukkan bagi tersangka baru dalam kasus-kasus lain.

Wartawan Antara Mengaku Terima Duit Angie

img4fc5a0515def2JAKARTA - Jeffrey Manuel Rawis, wartawan kantor berita Antara, mengaku kerap menerima uang dari Angelina Sondakh, terdakwa korupsi pengurusan anggaran proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Pendidikan.

Uang tersebut, kata Jeffrey, diterimanya dalam kaitan dengan peliputan sejumlah acara Angie--sapaan Angelina. "Saya menerima uang via transfer ke rekening saya di Bank Mandiri," tutur dia saat diperiksa sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi kemarin.

Dalam kasus ini Angie didakwa menerima suap Rp 12,58 miliar dan U$ 2,35 juta (Rp 22,3 miliar) untuk mengatur penggunaan anggaran proyek di Kementerian Pendidikan serta Kementerian Olahraga tahun anggaran 2010-2011.

KPK Segera Sita Harta Siti Fadillah Supari

img4ffba4555e065KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyita harta kekayaan milik mantan Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari.

Hal itu dilakukan KPK dalam menindaklanjuti perintah Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan untuk kebutuhan Pusat Penanggulangan Krisis pada 2007, Pangeran Napitupulu, sebagai tindak lanjut dari vonis untuk terdakwa kasus itu Rustam Sjarifuddin Pakaya.

"Penetapan dari pengadilan tentu harus dilaksanakan," ujar Wakil Ketua KPK Zulkarnain ketika ditemui di Gedung KPK, Jakarta, kemarin.

KPK Geledah Tiga Rumah Pejabat PT Adhi Karya

img501a226fcc583JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (28/11), menggeledah kediaman tiga pejabat PT Adhi Karya. Penggeledahan terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

"KPK menggeledah tiga ruraah saksi terkait dengan penyidikan kasus Hambalang,"jelas Juru Bicara KPK, Johan Budi, melalui pesan singkat kepada Investor Daily, Rabu (28/11).

Penggeledahan di kediaman saksi Henny Susanti di Perum Pondok Kacang Prima Pondok Aren, kediaman M Arif Taufiqurahman di Tanjung Mas Lenteng Agung, dan kediaman Anis A di Jati Padang, Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Info Kontak

Gedung KPK

Jln. HR Rasuna Said Kav. C1 Kuningan
Jakarta Selatan 12920
Telp: (021) 2557 8300
Faks: (021) 5289 2456
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.