Komisi Pemberantasan Korupsi

Halaman Utama / Berita

KPK Geledah PT Nindya Karya Terkait Kasus Dermaga Sabang

img501a226fcc583img501a226fcc583JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di PT Nindya Karya (NK) terkait kasus dugaan korupsi dalam pelaksanaan proyek pembangunan dermaga Sabang yang dibiayai APBN Tahun Anggaran 2006–2010."Benar ada penggeledahan kasus Sabang di Jalan MT Haryono Kav 22," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Selasa (27/8).

Penggeledahan dilakukan untuk menelusuri segala sesuatu yang berkaitan dengan jejak-jejak para tersangka. Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan dua tersangka, yakni Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek dermaga Sabang, Ramadhani Ismy (RI), dan Kepala PT NK Cabang Sumatra Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam selaku kuasa Nindya Sejati Joint Operation, Heru Sulaksono (HS).

Mustahil Rudi Tidak Tahu Mobil Itu Suap

img4b468ba2b64a9img4b468ba2b64a9Mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Rudi Rubiandini, yang ditahan di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi, mendapat kunjungan istimewa dari sejumlah wartawan, Senin (26/8). Kepada wartawan yang biasa meliput isu soal minyak dan gas itu, Rudi bercerita soal penangkapannya oleh KPK.

KPK Periksa Saksi Pragsono-Asmadinata

img4b959fc8f0fd1img4b959fc8f0fd1SEMARANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memeriksa saksi-saksi dalam perkara suap kepada hakim Pengadilan Tipikor Semarang. Pihak yang dimintai keterangan adalah saksi terkait keterlibatan hakim Pragsono dan mantan hakim ad hoc Pengadilan Tipikor Asmadinata.

Pemeriksaan berlangsung di gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Senin (26/8). Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jateng Eko Suwarni mengatakan, pihaknya menerima permohonan peminjaman tempat untuk pemeriksaan tersebut.  ”Ya benar, KPK pinjam tempat untuk pemeriksaan. Tidak tahu siapa saja yang diperiksa. Itu wewenang KPK,” katanya, kemarin.

Wakil Walikota Bandung Diperiksa

img4b468b6139b96img4b468b6139b96JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda, terkait kasus dugaan suap kepada Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Ayi diperiksa sebagai saksi untuk dua koleganya, Wali Kota Bandung non aktif, Dada Rosada, dan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Bandung, Edi Siswadi.

"Hari ini, ada pemeriksaan atas nama Ayi Vivananda, Wakil Wali Kota Bandung terkait penyidikan kasus suap bansos Bandung sebagai saksi untuk tersangka DR dan ES," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha di Jakarta, Senin (26/8).

Uang Rp 1 M untuk LHI

baju tahanan belakangbaju tahanan belakangJAKARTA - Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) tampaknya bakal sulit menghindar dari kasus suap pengaturan kuota impor daging. Terlebih lagi, kemarin mantan sopir Ahmad Fathanah mengatakan bahwa uang yang berasal dari PT Indoguna Utama memang akan diberikan untuk LHI.

Syarudin, sopir Fathanah, mengatakan bahwa dirinya memang mengantarkan Fathanah ke PT Indoguna Utama pada hari penangkapan oleh KPK. "Saya tidak tahu awalnya barang apa, yang pasti ada tas kresek besar dan kardus yang dimasukkan orang Indoguna ke dalam kursi belakang mobil," ujar Syarudin.

Dari situ, Fathanah kemudian minta diantarkan ke Hotel Le Meridien. Di tempat itulah Fathanah ternyata akan berkencan dengan Maharany Suciono. Saat berada di hotel itulah Fathanah berpesan kepada Syarudin. "Kamu jangan jauh-jauh dari mobil karena ada 'daging' untuk Ustad Luthfi," tiru Syarudin.

Info Kontak

Gedung KPK

Jln. HR Rasuna Said Kav. C1 Kuningan
Jakarta Selatan 12920
Telp: (021) 2557 8300
Faks: (021) 5289 2456
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.