Komisi Pemberantasan Korupsi

Halaman Utama / Berita

Berburu Kejujuran di Pelelangan Barang Gratifikasi

SORE itu wajah Iqbal Tuwasikal tidak semringah. Ia berdiri bersama puluhan orang lainnya antre di stan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) kantor wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Tidak dapat apa-apa,“ katanya pada acara pelelangan barang gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Graha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta kemarin.

Dapat Apresiasi KPK

JAKARTA - PT Pertamina mendapatkan apresiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pertamina mendapatkan dua penghargaan, sebagai BUMN dengan unit pengendalian gratifikasi terbaik 2014 dan BUMN dengan jumlah laporan gratifikasi terbanyak yang ditetapkan menjadi milik negara 2014.

Pemerintah Daerah Perbaiki Tata Kelola

JAKARTA, KOMPAS - Meski belum sempurna, sejumlah pemerintah daerah berkomitmen memperbaiki tata kelola pemerintahan untuk mencegah korupsi. Perubahan ini diharapkan bisa meluas ke daerah-daerah.

Keinginan untuk berubah terlihat dari hasil koordinasi dan supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah di 33 provinsi, 32 kota, dan 66 kabupaten.

KPK Kembangkan Pencegahan

YOGYAKARTA, KOMPAS — Selain melakukan penindakan, Komisi Pemberantasan Korupsi kini semakin mengembangkan upaya pencegahan korupsi berbasis keluarga. Cara yang ditempuh adalah dengan menanamkan nilai-nilai kejujuran dan kesederhanaan dalam keluarga.
Proyek percontohan pencegahan korupsi berbasis keluarga itu kini dilakukan di Kelurahan Prenggan, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta. Tujuan utama program adalah menjadikan keluarga sebagai tempat mengembangkan budaya anti korupsi.

10 Profesor dan 200 Doktor Terjebak Korupsi

YOGYAKARTA- Praktik korupsi di Indonesia sangat memprihatinkan. Tindak pidana itu telah menjadi bahaya laten yang dapat menjerat siapa pun, tanpa memandang tingkat pendidikan. Mereka yang menyandang gelar akademik tinggipun bisa terjebak dan akhirnya mendekam di penjara.

"Ada 10 profesor, 200 doktor yang terjebak kasus korupsi,"sebut Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas dalam talkshow bersama tokoh budaya Kotagede di Graha Sabha Pramana Un-iversitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, kemarin.

Info Kontak

Gedung KPK

Jln. HR Rasuna Said Kav. C1 Kuningan
Jakarta Selatan 12920
Telp: (021) 2557 8300
Faks: (021) 5289 2456
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.