Komisi Pemberantasan Korupsi

Halaman Utama / Berita

KPK Tahan Orang Dekat Akil Mochtar

Tersangka1Tersangka1

JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan orang dekat mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, Muhtar Ependy, Senin (21/7). Tersangka kasus dugaan merintangi penyidikan dan memberikan kesaksian tidak benar dalam persidangan perkara pengurusan sengketa Pilkada di MK tahun 2013 itu ditahan Rumah Tahanan Negara Klas I Salemba, Jakarta Pusat.

Nazaruddin Bayar Biaya Iklan Anas

img4fd95dfc18974img4fd95dfc18974

JAKARTA (Suara Karya): Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin membayar biaya iklan pemenangan Anas Urbaningrum dalam Kongres Partai Demokrat di Bandung pada 2010 sebesar Rp 3,2 miliar.

Hal tersebut disampaikan Direktur PT Impact Indonesia M Ichsan Loulembah saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (21/7).

UU MD3 Mentahkan Antikorupsi

Pencegahan1Pencegahan1Upaya pemberantasan korupsi yang seharusnya mendapat dukungan dari wakil rakyat di parlemen ke depan akan terhambat setelah DPR mengesahkan Undang-Undang MD3 (susunan dan kedudukan MPR, DPR, DPD, dan DPRD). Salah satu poin penting dari keberadaan UU MD3 terkait dengan upaya pemberantasan korupsi adalah adanya ketentuan bahwa pemeriksaan anggota parlemen harus mendapatkan izin dari Kehormatan Dewan dan membutuhkan waktu sekitar 1 bulan sampai izin turun.

Dinasti Politik Lahirkan Kejahatan Keluarga

AS1AS1JAKARTA- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan, dinasti politik yang terjadi di sejumlah daerah akan melahirkan kejahatan keluarga.Menurut Abraham, kejahatan keluarga merupakan ancaman bagi bangsa yang membahayakan di masa depan.

"Jadi betul, hampir di beberapa daerah kami temukan ada semacam dinasti politik yang melahirkan kejahatan keluarga. Ini sangat berbahay ke depan," kata Abraham, Minggu (20/7).

Divonis Empat Tahun, Andi Menyesal

Vonis2Vonis2JAKARTA (Suara Karya): Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis berupa pidana penjara selama empat tahun terhadap mantan Menteri Pemuda dan Olah raga (Menpora), Andi Alifian Malarangeng.

Namun, Andi Alifian menunding adiknya, Andi Zulkarnaen Malarangeng (alias Choel-Red) untuk ikut bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

Info Kontak

Gedung KPK

Jln. HR Rasuna Said Kav. C1 Kuningan
Jakarta Selatan 12920
Telp: (021) 2557 8300
Faks: (021) 5289 2456
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.