Komisi Pemberantasan Korupsi

Halaman Utama / Berita

Busyro: Kampus Tempat Penyemaian Calon Pemimpin

UKSW KecilUKSW Kecil

Wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas menjadi pembicara dalam Seminar Nasional dan Call for Paper “Korupsi Ditinjau dari Kepelbagaian Interpretasi” di Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) , Salatiga, Selasa (28/01). Seminar yang berlangsung dalam rangka dies natalis Fakultas Hukum UKSW ke-54 ini dibuka oleh rektor UKSW Prof. Dr. John A Titaley.
 
Dalam paparannya, Busyro mengingatan bahwa kampus bukan hanya sekedar tempat untuk mencetak sarjana yang siap menghadapi pasar bebas atau agen perubahan. Tapi lebih dari itu, “Kampus mempunyai peran yang sangat strategis sebagai tempat penyemaian calon pemimpin bangsa,” tegasnya.
 
Untuk itu kampus perlu menanamkan pola hidup sederhana kepada para mahasiswa, karena korupsi tidak mungkin hidup dalam budaya kampus yang sederhana. “Kalau kampus sudah menjadi borju, itu bahaya,” kata Busyro.

Partisipasi Publik untuk Cegah Korupsi

Korupsi disebut kejahatan luar biasa karena dampaknya bisa merusak struktur atau sebuah sistem dalam kehidupan. Demikian disampaikan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto pada Seminar Nasional Perencanaan dan Pengawasan Pembangunan Berbasis Komunitas di ajang Jagongan Media Rakyat, Kamis (23/10) di Jogja National Museum, Yogyakarta.

"Kalau penjahat ATM mungkin hanya membobol uang yang ada di situ. Tapi kalau korupsi di sektor perbankan bisa merusak sistem perbankan yang lebih luas," katanya.

KPK Rangsang Insiatif Publik Melalui Film Antikorupsi

Publik Melalui Film Antikorupsi KecilPublik Melalui Film Antikorupsi Kecil

Roadshow dan pemutaran film-film antikorupsi terbaik pada ajang Anti-Corruption Film Festival (ACFfest) 2013, mulai digelar tahun ini. Diawali dari Pulau Dewata, KPK akan menggelar roadshow dan pemutaran film ke sejumlah kota. Bekerja sama dengan Bentara Budaya Bali, acara digelar pada 23-24 Januari 2014 dan diiikuti sekitar 300 orang dari kalangan pelajar, mahasiswa, seniman, dan masyarakat umum.

Fungsional Pendikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Irawati berharap, pemahaman masyarakat mengenai antikorupsi semakin meningkat, sehingga masyarakat tergugah kesadarannya akan dampak korupsi yang membahayakan kehidupan negara.

Tapi tidak hanya itu. “Melalui film, kami juga ingin coba menanamkan perilaku antikorupsi dan mendorong partisipasi masyarakat untuk turut serta dalam pemberantasan korupsi,” katanya. 

KPK Bekali 30 PNS Muda Kemenkeu Semangat Antikorupsi

SemangatKecilSemangatKecil

Kasus korupsi yang membelit para penyelenggara negara yang ada di kementerian/lembaga, merupakan yang terbanyak sepanjang 2013, yakni sebesar 157 kasus. Sadar akan hal itu, Kementerian Keuangan bekerja sama dengan KPK memberikan pembekalan bagi 30 PNS muda hari ini (23/1) dalam Pendidikan dan Pelatihan Manajemen di Hotel Merlynn Park Jakarta.

Pembekalan melalui cara persuasif dilakukan dalam upaya pencegahan korupsi sedini mungkin. Tujuannya adalah agar mereka tidak mudah terpengaruh, atau bahkan menjadi pelaku korupsi itu sendiri.

Fungsional Dikyanmas KPK, Anto Ikayadi mengatakan bahwa upaya pemberantasan korupsi harus dimulai dari diri sendiri. “Kita tidak perlu menyalahkan orang lain atas tindak pidana korupsi yang terjadi, tetapi lebih baik kita instropeksi diri dari perbuatan salah yang sering kita lakukan, seperti berbohong, melanggar lalu lintas, buang sampah sembarangan, terlambat datang kerja,” ujarnya bersemangat.

‘Domba’ Garut Lawan Korupsi

SlideBeritaInternal22JanKecil2SlideBeritaInternal22JanKecil2

Kalau dengar kata Garut, mungkin salah satu yang terbayang dalam benak kita adalah domba. Ya, Garut memang terkenal sebagai daerah pengembang biak domba. Namun, “domba” yang satu ini bukan domba sembarangan, karena bisa melawan korupsi. Heran? “Domba” di sini tentu saja bukanlah hewan ternak berkaki empat, berbulu lebat, dan bertanduk itu, melainkan kependekan dari “Dorongan Mahasiswa”. Ia adalah sebuah gerakan mahasiswa yang bernama lengkap Dorongan Mahasiswa Berantas Korupsi (DOMBAKU) Kabupaten Garut. DOMBAKU bergerak ke sekolah-sekolah untuk berkampanye dan mengedukasi untuk melawan korupsi.

Mereka yang tergabung dalam DOMBAKU Garut adalah para mahasiswa yang terkenal dengan gerakan intelektualitasnya. Yang berkomitmen untuk menyosialisasikan nilai-nilai antikorupsi yang universal, seperti kejujuran, kedisiplinan, keadilan, kemandirian, tanggung jawab dan sebagainya. Salah satu caranya yaitu bermitra dengan KPK dengan seperti yang dilakukan saat menggelar nonton bareng film animasi Sahabat Pemberani di SDN Binakarya 1 Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut pada Selasa pagi (21/1).

Info Kontak

Gedung KPK

Jln. HR Rasuna Said Kav. C1 Kuningan
Jakarta Selatan 12920
Telp: (021) 2557 8300
Faks: (021) 5289 2456
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.