Komisi Pemberantasan Korupsi

Halaman Utama / Berita

6 Pilar Membangun Sistem Pengadaan yang Kapabel

korupsiMediaPengadaanKecilkorupsiMediaPengadaanKecil

Sudah menjadi rahasia umum, sektor pengadaan barang dan jasa (PBJ) merupakan “lahan basah” tempat ‘jamur’ korupsi tumbuh dengan subur. Menurut data dari Indonesia Procurement Watch, sekitar 70 persen praktik korupsi bersumber dari ranah PBJ, baik di tingkat pusat maupun daerah. Hal ini tentu lebih menarik lagi, kalau kita lihat postur APBN 2013 lalu, dimana pemerintah menganggarkan Rp370 triliun untuk pengadaan barang dan jasa.

Langkah pemerintah untuk membasmi korupsi di sektor ini, diawali dengan membuat sistem dan unit kerja Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Hingga saat ini, LPSE telah diterapkan di 344 instansi pusat dan daerah di 31 provinsi.

Namun, hal ini belum optimal meski sistem online ini sudah diterapkan hampir di semua kementerian dan lembaga. Faktanya, masih ada kasus yang mencuat dari sektor ini. Yang paling anyar, pengadaan alat kesehatan di Provinsi Banten dan kasus pencetakan Al-Quran di Kementerian Agama.

Mengendalikan Gratifikasi Secara Online

gratifikasiMediaKecilgratifikasiMediaKecil

Pertamina sudah bekerjasama dengan KPK dalam hal pelaporan gratifikasi sejak 2010. Menurut Compliance Manager PT Pertamina, Mindaryoko, saat ini, tiap unit kerja di Pertamina sudah saling terhubung. “Bahkan sampai unit terkecil sekalipun di seluruh wilayah operasi Pertamina sudah terhubung dengan kantor pusat,” katanya.

Sistem dan teknologi informasi di Pertamina, telah mapan. Karena itu, tidak sulit ketika perusahaan minyak plat merah ini membangun sistem pelaporan berbasis online yang mampu mengakomodasi kebutuhan 15 ribu pegawainya yang tersebar di seluruh Indonesia. “Pekerja di mana pun bisa mengakses sistem kita.”

Berbagi Cerita dengan Negara-Negara Paling Antikorupsi di Dunia

SkanKecilSkanKecil

Sejumlah delegasi negara-negara Skandinavia, antara lain Denmark, Norwegia, Swedia dan Finlandia melakukan kunjungan ke KPK pada 15 Januari 2014. Pertemuan tersebut merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya antara pimpinan KPK dengan sejumlah duta besar Negara-negara tersebut pada 2012 lalu.

Sejumlah agenda yang dibahas, merupakan perkembangan terkini mengenai peran dan kinerja KPK dalam penanganan kasus korupsi serta upaya KPK untuk turut terlibat dalam pengawasan Pemilu 2014. Selain itu, KPK juga berkesempatan menyampaikan kinerja dan tantangan yang dihadapi, baik dalam skala regional maupun domestik.

“Kaulah Harapan dalam Hidupku” - Perayaan Natal Oikumene KPK 2014

NatalKecilNatalKecil

Ketua KPK Abraham Samad hadir di tengah-tengah pegawai kristiani KPK beserta keluarganya yang tengah bersukacita merayakan natal, pada hari Sabtu 11 Januari 2013 di Taman Wiladatika Cibubur, Jakarta. Mengambil tema “Kaulah Harapan dalam Hidupku” perayaan natal kali ini dikemas dalam suasana penuh kasih dan kekeluargaan.

Juliandi Tigor Simanjuntak, Ketua Panitia Natal Oikumene KPK 2014 mengatakan  tema ini dipilih agar setiap orang percaya di KPK semakin teguh dalam iman dan pengharapan kepada Tuhan dalam melaksanakan tugas pelayanan yang penuh tantangan. “Kita harus meyakini bahwa berbagai tantangan dan ujian yang dialami akan semakin menguatkan pengharapan kepada Tuhan dan pengharapan tersebut tidak mengecewakan,” paparnya.

Membentengi Diri di Lingkup Usaha Jasa Konstruksi

PentaOceanKecilPentaOceanKecil

Kagum dengan kinerja KPK, jajaran pimpinan Penta Ocean –sebuah perusahaan jasa konstruksi yang berpusat di Jepang- menyelenggarakan pelatihan internal bagi para karyawannnya. Kegiatan berdurasi 4 jam itu diikuti oleh 20 orang peserta dengan metode presentasi dan diskusi pada Sabtu (15/1). Menurut Rudi, koordinator acara, kegiatan ini diselenggarakan atas perintah langsung jajaran direksi yang menginginkan perusahaannya bebas dari praktik korupsi.

“Para pimpinan menginginkan jika perusahaan di Jakarta tidak terlibat praktek korupsi. Makanya kami minta di-training oleh KPK agar terhindar dari praktek korupsi”, tambahnya.

Info Kontak

Gedung KPK

Jln. HR Rasuna Said Kav. C1 Kuningan
Jakarta Selatan 12920
Telp: (021) 2557 8300
Faks: (021) 5289 2456
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.